Tahun baru Islam kali ini jatuh lebih dahulu daripada tahun baru masehi 2010. Menyadari hakikat tahun baru hijrah, umat Islam sebagai umat terbaik dan sepatutnya menjadi suri tauladan yang baik kepada orang lain haruslah mempunyai cara dan sikap yang menjunjung tinggi ajaran wahyu dalam menyambut datangnya tahun baru hijrah, agar dapat membedakan dengan cara dan adat orang lain.
Sebagai Ummat Islam, Ummat Nabi Muhammad SAW, sepatutnya kita menyambut pergantian tahun yang ditentukan oleh Allah sebagai tahun yang dipakai dalam penentuan waktu dalam menjalankan Syariat Islam. Cara memperingati tahun baru seperti yang Rasulullah SAW sabdakan:
” Barangsiapa yang berpuasa sehari pada akhir dari bulan Dzuhijjah dan puasa sehari pada awal dari bulan Muharram, maka ia sungguh-sungguh telah menutup tahun yang lalu dengan puasa dan membuka tahun yang akan datang dengan puasa. Dan Allah ta`ala menjadikan kaffarat / tertutup dosanya selama 50 tahun.”
Jadi dalam memperingati Tahun Baru Islam (Wisdom Islamic New Year) kita tidak diajurkan untuk mabok-mabokan atau mengadakan pesta pora. Kegiatan yang dilakukan anak-anak dan orang dewasa dikampungku malam ini sungguh sebuah syiar agama yang perlu didukung. Dengan membawa obor, mereka berzikir memuji kebesaran Allah dan tak henti mengucapkan shalawat atas Nabi Muhammad SAW sepanjang jalan, mengeliling kampung.
Selamat Tahun Baru Islam 1431 H untuk para sahabat. Dengan datangnya tahun baru ini, semoga semangat untuk membangun kemegahan akhirat lebih kuat dari semangat untuk membangun kemegahan dunia.
Supporting Mengembalikan Jati Diri Bangsa dan dengan semangat Tahun Baru Islam 1431 H, mudah-mudahan misi dalam Mengembalikan Jati Diri Bangsa bisa terwujud. Amin
Suara dari langit2