Author: Gus Yehia (151 Articles)
Blogger 1/2 hati, tapi baik hati, suka menabung, suka ngaji, suka bantuin ayah benerin genting bocor, suka bantuin bunda beli cabai keriting juga, ngeblog karena panggilan jiwa (hueks)
Tentu sudah banyak yang tahu tentang Berita Erdogan mengcounter mulut Kotor Simon Perez di Davos, Sungguh tindakan yang Berani yang semestinya di lakukan oleh seorang Muslim, melihat saudara-saudaranya di bantai. Seandainya para pemimpin dunia Islam, khususnya dunia Arab, Punya Nyali seperti Erdogan tentulah, Darah Saudara kita di Gaza tidak akan begitu saja tertumpahkan, Namun nyatanya para pemimpin Arab utamanya, tidak lain hanyalah menjadi kaki tangan israel. Bahkan sampai detik inipun mesir masih menjadi penghalang di perbatasan Rafah.
Erdogan dengan Partai Keadilan dan Pembangungannya bukan kali ini saja berusaha memperjuangkan Nilai-nilai Islam, bahkan sebelumnya Partai yang dipimpinnya telah berhasil menggolkan masalah Jilbab, Sesuatu yang selama bertahun-tahun menjadi barang Haram dipakai di lembaga-lembaga resmi kenegaraan di Turki, Namun Alhamdulillah berkat perjuangan Partai Islamnya, sedikit demi sedikit nilai nilai Islam itu mulai di kembalikan, semoga saja Turki yang dahulu menjadi Pusat kekuasaan Islam dengan Khilafah Ustmaniyahnya akan kembali menjadi Benteng Umat lagi setelah di hancur leburkan oleh Mustafa Kamal ataturk, seorang laki-laki bejat keturunan Yahudi sisilia yang di susupkan ke militer Turki untuk kemudian mengkudeta Sang Khalifah Abdul Hamid II dan mengganti sistem khilafah menjadi sistem sekuler, saking sekulernya sampai Azan pun tidak boleh pakai Bahasa Arab. Nanti dikesempatan yang lain, InshaAllah aku ingin bercerita bagaimana pengkhianatan si Mustafa Kamal ataturk ini pada Pemerintahan Ustmaniyah.
Kembali kepada Erdogan, saya sungguh bangga sekali dengan Sikap beliau. ini pula salah satu manfaat ketika orang-orang yang lurus dan punya rasa takut pada Tuhannya terjun ke dunia politik. Pelajaran yang bisa kita (bangsa Indonesia) ambil adalah, apalagi kita menghadapi pemilihan Umum. Jangan salah pilih, jangan Golput, Demi Allah jangan golput. Masih ada orang semacam Tifatul Sembiring yang rela dan siap di Penjara demi solidaritasnya bagi Palestina. Jangan biarkan orang semacam Tifatul Sembiring kalah oleh orang-orang yang tidak jelas haluan politiknya. Liatlah betapa pedulinya saudara-saudara kita di PKS turun ke jalan, mengumpulkan uang bermilyard-milyard demi menolong saudaranya di Palestina, di saat politikus lain ribut dikalangan mereka sendiri memperebutkan kepentingan dirinya.
Demi Allah saudaraku, Kalau saja semua pemimpin pemerintahan Berani dan hanya takut kepada Allah saja, Niscaya Masjidil Aqso, tempat suci Ketiga setelah Makah dan Madinah, tidak akan di injak-injak kaki-kaki najis Yahudi.

Ya Allah, Karuniakanlah kepada kami, Pemimpin-pemimpin yang takut kepada-Mu ya Allah, Bukan pemimpin dzalim..
Ameen..
Berikut ini Cuplikan Video rekaman Erdogan di World Economic Forum, Davos
Transkrip :
(moderator):
this has been a powerfull and passionate debate
ini telah menjadi perdebatan yang sangat seru dan penuh kemarahan
it’s a debate that could go on tonight for hours
ini debat yang bisa berlangsung sampai larut
but we’ve already gone well passed our closing time
Akan tetapi kita telah melewati batas waktu akhir
(erdogan: excuse me)
(erdogan: Maafkan saya)
(moderator): mr. prime minister…i would apologize to prime minister eragon
(moderator) : Pak Perdana Menteri… Saya mohon maaf kepada Perdana Menteri Erdogan
(erdogan: one minute.. one minute)
(erdogan: Satu Menit.. satu Menit)
(moderator: ) well..ok..but i’m gonna hold you to one minute please
(moderator: ) Baiklah.. ok.. tapi saya hanya akan membatasi satu menit saja
(PM Erdogan)
president perez you are older than i am and you have a very strong voice
presiden peres anda lebih tua dari saya dan anda bersuara keras anda
i feel that you perhaps feel a bit guilty and that’s why perhaps you have been so storng in your voice ..so loud
Aku rasa anda memiliki sedikit perasaan bersalah dan mungkin karena itulah anda bersuara keras.. sangat keras
but you killed people i remember the children who died on the beaches
Akan tetapi anda membunuh banyak orang, Aku ingat anak-anak yang terbunuh di pantai-pantai
and i remember two former prime ministers in your country who said that they felt they were very happy when they were able to enter palestine on tanks
dan aku ingat dua mantan perdana menteri di negaramu yang berkata bahwa mereka merasa amat Senang ketika mereka berhasil memasuki palestina dengan tank-tank.
now there were former prime minister who have said that they have been very satisfied with themselves when they entered palestine on tanks
Juga ada bekas perdana menteri yang mengatakan Sangat berPuas diri ketika tank-tank mereka menyerbu Palestina.
and i find it very sad that people applaud to wht you have said because there were many people who have been killed
dan menyedihkan sekali ketika orang-orang memberikan tepuk tangan kepada apa yang telah anda ungkapkan /utarakan /katakan karena telah begitu banyak orang yang terbunuh
and i think it is very wrong and it is not humanitarian to applaud to any action which have had that kind of a result
dan aku kira sangat salah dan sangat tidak berperikemanusiaan untuk memberikan tepuktangan kepada tindakan yang telah menimbulkan banyak korban
i’ve taken many notes but unfortunately there is no time to respond to all of them but i will just say two things
Saya telah membuat banyak catatan tapi kurang beruntung karena tidak banyak waktu untuk merespon semuanya tapi saya akan mengungkapkan dua hal saja
moderator: (excuse me.. we can’t start the debate again..pls.. we just dont hv time.. we really do need to take people to dinner)
moderator: Maaf..Kita tidak bisa memulai debat ini lagi.. Maaf.. Kita tidak mempunyai waktu.. kita harus segera untuk makan malam)
pls let me finish, let me finish
ijinkan saya menyelesaikannya..ijinkan saya menyelesaikannya..
First: sixth commandement: “thus shall not killed” but we are talking about killing.
Pertama: Poin ke Enam (dari 10 commandment) mengatakan : “maka janganlah membunuh” tapi yang terjadi adalah pembunuhan.
second point: Gilad Atzmon, says that it’s really barbarian.. and way beyond what it should be
Point Kedua : Gilad Atzmon, mengatakan itu perbuatan yang benar-benar Barbar… dan jauh melampaui batas..
then there is the international proffessor from Oxford university Avi Shlaim has said that .. this…
Kemudian seorang profesor dari Universitas Oxford, Avi Shlaim mengatakan demikian juga.
thank you very much 2x
Terima kasih ..terima kasih sekali
so i dont think i will come back to Davos after this because you dont let me speak
aku pikir aku tidak akan datang lagi ke Davos Setelah ini karena anda tidak mengijinkan aku untuk bicara
the president spoke for 25 minutes and i hv spoken only half of that.
presiden perez berbicara selama 25 menit dan saya hanya berbicara separo waktu dari itu.
Kemudian Erdogan Meninggalkan mengambil catatannya dan meninggalkan forum tanpa menengok kepada perez dan Ban ki-moon. dan di sambut oleh Amr Musa(ketua liga arab) dan dijabat tangannya
Two thumbs up.. viva Erdogan.
Peace.










sayapun sangat senang dan simpatik atas tindakan pm turki ini, semestinya memang begitu langkah2 yang diambil dalam suatu forum, bukan hanya to be a good listner.
Saat tanks2 israel masuk gaza, kemana liga arab? Kemana?
Bangsa kita saja – andaikan di izinkan- akan berbondong-bondong datang kesana utk membantu rakyat palestine melawan kekejaman zionist, masa’ bangsa arab diam begitu saja?
Ternyata Politik lebih penting daripada persaudaraan (disana?)
[Reply]
langkah yg menggembirakan …
[Reply]
Andai Pahlawan Penakluk ‘DAVOS’ itu SBY, Presiden kita!
Rakyat Indonesia sambut kepulangan SBY atas keberaniannya melawan kecongkakan Perez di Davos. Maka, negara mana lagi yang akan meniru keberanian Indonesia?
[Reply]
Recep Tayyip Erdogan memang seorang pemberani, orang yang berani menyampaikan kebenaran di saat pemimpin yang lain pada tunduk dilecehken Yahudi terkutuk.
Beruntunglah masih ada seorang Recep Tayyip Erdogan yang mewakili tidak hanya suara Turki namun suara Muslim di dunia.
[Reply]
Hidup Erdogan!!!!, Hidup Golput!!!, Merdeka!!! Merdeka!!! Merdeka!!!
[Reply]
erdogan itu bukan golput mas bawor.
erdogan dipilih dari partainya ikhwan (kalo di indonesia itu PKS)
begitulah karakter ikhwan. dan jangan salah mas bawor, hamas itu ikhwan juga, dan mereka gak golput.
kalo golput, bisa2 kalah dengan fattah yg rela menyerahkan tanahnya ke israel.
[Reply]
Alhamdulillah, ternyata msh ada org yg berani bersuara keras seperti itu. Israel yg memang bersembunyi di ketiak Amerika itu jarang yg berani menyentuh, apa karena takut sm ketiak Amerika yg banyak virusnya?
Marilah kita berani demi kebenaran, demi kemanusiaan…
[Reply]
Kita selalu merindukan pemimpin di Negeri ini seperti Erdogan, dan saya yakin kalau itu yang terjadi Indonesia akan menjadi lebih baik lagi
[Reply]
Astaga, edan juga ngeliat Youtubenya. Tu orang2 barat bener2 gak ada simpatiknya sama sekali. Gila. Salut buat beliau… salut
[Reply]
Yang paling OK: ketika Erdogan Walk-Out meninggalkan tempat debat.
If only we had more like Erdogan.
[Reply]
sungguh, gus yehia, saya ndak akan golput kalau setidaknya ada 1/3 caleg yang muncul punya track record yang bagus. wah, erdogan memang layak diapresiasi, gus. semoga makin banyak tokoh yang punya nyali seperti dia.
[Reply]
heran dengan pemimpin arab. barangnya doang yang gede nyalinya kecil
[Reply]
komen ngisi website kok ra bisa ya. apa website nyong diblokir ya?
[Reply]
dudu website maksude nyong weblog
[Reply]
Gus …. tindakan nyata apa yg mesti dilakukan untuk menghukum Israel saat ini ….
[Reply]
@endar hahaha dapat aja komen cantik kek gitu
[Reply]
@wahyu, jangan golput, biar orang-orang kayak Tifatul Sembiring bisa jadi pemimpin dan menyuarakan lebih berani tentang Palestina dan Israel. No. 8 yak
[Reply]
Allahu Akbar !!!!!
[Reply]
Assalamu Alaikum Brothers en sisters
karena saya sendiri melihat keberanian Bapak Erdogan, maka saya berusaha membuat sesuatu untuk beliau, silahkan dilihat di
high quality
http://s171.photobucket.com/albums/u308/agxplatform/?action=view¤t=ERDOGAN_VS_PERES.jpg
medium size
http://img.webme.com/pic/w/warlockcomet/erdogan_vs_peres.jpg
Untuk Gus Yehia, saya besok harus kembali bekerja di lapangan, untuk itu situs Poster Gallery perlawanan terhadap Israel dan US di http://warlockcomet.page.tl/home.htm , tidak saya perbaharui, tetapi Insya Allah saya akan terus membuat poster2 perlawanan dan mungkin poster dimunculkan tidak 3 hari sekali, tetapi 2 minggu atau 3 minggu Insya Allah, karena tidak ada sedikit keinginan untuk berhenti melawan.
Saya juga sudah memberitahukan kepada Sister Harb di English forum Alqassam brigades.
Semoga pemberitahuan ini akan lebih menambah perlawanan2 yang terus dan terus dilakukan.
Wassalamu Alaikum Wr.Wb
Warlock
[Reply]